Sabtu, 02 Juli 2011

Reog...

Reog..adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Ponorogo, Jawa Timur.
Dalam pertunjukan, Reog ditampilkan sebagai topeng berbentuk kepala singa yang dikenal sebagai "Singa Barong", raja hutan, dan diatasnya ditancapkan bulu-bulu merak hingga menyerupai kipas raksasa. 




Hmm...ternyata ga harus pulang ke Jawa Timur, atau ke Ponorogo untuk menikmati Reog. Disinipun ada, di Cileungsi. :-)
Menghadiri khitanan anaknya seorang teman, eh tenyata acara hiburannya reog. Waktunya pun pas, pas baru datang pas reognya baru mulai.
Rasanya seperti berada di kampung halaman, mendengarkan musiknya, melihat tariannya.
Meski agak sedikit takut, aku tetap mencoba menikmatinya, lumayanlah sedikit mengobati kangen pengen pulang kampung...

Reog adalah perpaduan tari dan musik yang khas, sangat dinamis. Meski kadang agak sedikit mistis.


Terima kasih mba Yuni, sudah menghadirkan Reog di tengah-tengah masyarakat yang mungkin belum pernah melihatnya secara langsung.
Terima kasih, sudah membuat kami merasa terhibur....
Terima kasih juga, hmmm makanannya lumayan enak. hehehe...




























Juli 02' 2011
...melihat Reog..live... :-)

Selasa, 28 Juni 2011

Sendiri...

Sendiri...bukan berarti sepi
Sendiri...juga bukan berarti sunyi
Masih banyak yang bisa kau lakukan di kala sendiri
Banyak waktu yang bisa kau luangkan untuk teman & sahabat
Banyak cinta & kasih sayang yang bisa kau curahkan untuk keluarga

Kadang dalam kesendirian tersimpan sejuta kedamaian
Ada banyak keindahan,
Ada banyak ruang yang bisa dimanfaatkan
Meski sendiri, harus lebih banyak hal-hal baik yang dihasilkan

Tapi,jangan sampai kau terjebak dalam kesendirian
Jangan sampai sendiri ini merenggut waktumu
Jangan sampai sendiri ini... membunuhmu....




Menjelang akhir Juni 2011,
...di dalam kamarku...sendirian...

Kamis, 02 Juni 2011

Senyum...

Dia memang hanya segaris lengkung di bibir. Tidak diperlukan banyak tenaga untuk melakukannya. Tidak diperlukan banyak urat untuk menariknya.
Tapi, bila kamu melakukannya dengan tulus & ikhlas...sungguh sangat dasyat dampak yang ditimbulkannya.

Senyum bisa menyiratkan sejuta makna.
  • Bisa menandakan kamu seorang yang rendah hati & ramah.
  • Bisa meredam hati yang sedang marah.
  • Bisa juga membuat hati yang gundah menjadi ceria, merubah perasaan yang tak nyaman kembali menjadi lega.
  • Ketika kamu bertemu seseorang & tak sempat bertegur sapa, cukuplah senyum sebagai pertanda sua.
  • Dan yang lebih penting, Senyum adalah sedekah yang tanpa biaya.

Tersenyumlah meski saat sedih sekalipun. Karena dengan begitu akan terurai sedikit bebanmu, dan hidupmu akan terasa lebih ringan.

Jadi mulai sekarang SENYUMLAH, selain membuat hidupmu lebih indah ,
kamu juga akan mendapatkan pahala.  :-)




Awal Juni 2011,
...disudut kamarku, mencoba untuk tersenyum...

Kamis, 26 Mei 2011

Belajar Memaafkan, Belajar Mengikhlaskan...

Ketika dihadapkan pada situasi yang membuatmu lara, apa yang akan kamu lakukan..?
Berteriak meronta, atau justru diam saja.
Menerimanya, menikmatinya, meski sakit yang terasa...

Sungguh, ingin belajar lebih banyak tentang kesabaran...
  • Menerima dengan sabar semua cobaan. mencoba untuk tidak mengeluh. Berusaha tidak menyerah.  Menghadapi semua masalah dengan tersenyum, mencoba untuk lebih menahan emosi, lebih bisa menahan diri.
Sungguh, ingin belajar memaafkan...
  • Memaafkan siapa saja, yang sengaja atau tidak sengaja telah menyakiti. Memaafkan semuanya tanpa membedakan siapapun dia. Berusaha melepaskan dendam, melepaskan amarah. Mencoba berjiwa besar, memberikan maaf sebelum diminta.
Sungguh, ingin belajar mengikhlaskan...
  • Merelakan apa yang terjadi dengan sepenuh hati. Mencoba untuk melupakan kesalahan orang lain, menganggap tidak pernah terjadi apa-apa & kembali biasa saja seperti biasanya.
Butuh waktu berapa lama agar aku bisa menguasai semuanya...?

Tapi, berapa lamapun itu...aku akan tetap berusaha belajar.
Agar aku bisa menjadi manusia yang lebih baik, lebih dewasa & lebih bijak dalam menghadapi kehidupan...




Cileungsi, May 26, 2011
"...when no good felling...."

Jumat, 20 Mei 2011

Aku & Hujan...

...hujan...
Hujan...
Ketika jatuhnya sesuai dengan kebutuhan, perlahan, berirama...sungguh ia akan menjadi sahabat bagi kita.
Hujan...selalu saja menghadirkan kesejukan, memberikan kedamaian. Mendengarkan gemericik suaranya, seperti mendengarkan alunan musik yang indah. Menyentuh dingin airnya, menyusupkan kesejukan dalam jiwa.

Dan aku,
Menyimpan cinta yang mendalam terhadap hujan. Menatap rintiknya yang turun ke bumi, mencium wangi tanah yang basah, hmmm..menghadikan kerinduan. Rindu pada kampungku, rindu pada rumahku...
Menikmati hujan di teras rumah, menatap jendela yang mengembun.
Bunda, aku rindu hujan di rumah kita...

Hujan...
Membasahi bumi, membasahi hati.
Meredamkan hati yang sedang marah, menyejukkan hati yang gelisah..
Hujan, selalu kurindu hadirmu...



Cileungsi, May 20,2011
....disudut kamar,
menikmati hawa dingin sehabis hujan...

Sabtu, 14 Mei 2011

Keluh Kecil...

...Duh, sebenarnya tak ingin terucap keluh ini. Tak ingin menjadi seorang yang cengeng, tak ingin mengeluh...
Sejujurnya, ingin menjalani segalanya dengan sabar, dengan penuh ikhlas...
Tapi, ketika semua sudah di luar batas kesanggupan, aku tak tahu harus berbuat apa.
Tangan, mata & otak sepertinya sudah tak kompak,
Raga, jiwa & hati, sudah merintih ingin berhenti....
Dengan menghela nafas saja, bukankah ini sudah menandakan sebuah keluhan....?

Ya Rabb, aku tak ingin seperti ini...aku tak ingin apa yang kulakukan menjadi sia-sia, menjadi tak barokah.

Lindungi hamba ya Rabb, limpahkan lautan sabar pada hamba agar hamba bisa berenang di dalamnya.
Buang jauh-jauh segala keluh kesah dalam diri hamba.
Biarkan hamba melakukan segalanya dengan cinta, agar semuanya tak terasa sia-sia...




Cileungsi, May 14, 2011
...ketika diri & hati merasa tak sanggup...

Minggu, 01 Mei 2011

Catatan Kecil...

Mengawali hari di bulan Mei 2011.
Tak terasa sudah 4 bulan dijalani di tahun ini, dan waktu sepertinya berlari, melindas siapapun yang tak siap untuk berbuat. Tak pernah sedikitpun mau menunggu...
Apa yang sudah kita lakukan di sepertiga tahun ini? Kalau sedikitpun tak ada yang berarti..sungguh sangat merugi.

Sama seperti aku, rasanya banyak waktu terbuang sia-sia... Tak banyak yang bisa dilakukan dengan baik...
Aaaahhh, sungguh-sungguh ingin berubah.
Tak ingin pasif seperti ini...

Banyak impian & angan-angan yang ingin di wujudkan. Banyak sifat & sikap buruk yang ingin dibuang.
Ingin menjadi manusia baru yang lebih baik...

Ya Rabb, kirimkan aku teman-teman yang baik... yang bisa menghindarkanku dari segala hal-hal buruk.
Yang mengingatkanku disaat aku lupa,
Yang menenangkanku disaat aku kurang sabar,
Semoga di hari-hari yang berikutnya, bisa benar- benar berubah...
Amiiinn....



May,01.2011
...merenung..memikirkan...